Antara Ampas Kopi dan Reuni

Aku benar-benar takut. Ada apa dengan suamiku? Sepulangnya para tamu dalam acara reuni, ia kumpulkan sisa-sisa ampas kopi dari gelas dan menuangkan ke lantai, kemudian meratakan ampas kopi tersebut. Suamiku sudah gilakah? Tapi tadi ia baik-baik saja, dan normal. Suamiku memandangku, dadaku berdegup kencang, ia menghampiriku, aku semakin takut, ia pegang tanganku, aku menjerit.

β€œHei..kamu ini kenapa, Bun? Lihat sini..”

Hati-hati aku membuka mata, bersiap siaga jika suamiku melempariku dengan ampas kopi. Mungkin ia marah atau cemburu karena aku terlalu akrab dengan teman-teman sekolahku dulu, terutama laki-laki.

Aku terkejut, di atas hamparan ampas kopi, suamiku menulis kalimat: Always Love U

Diikutsertakan dalam #FF100Kata

Iklan

34 thoughts on “Antara Ampas Kopi dan Reuni

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s