Yang Manakah Tipe atau Karakteristikmu…???

tipe belajar2Hari sabtu kemarin, saya bersama tiga rekan pulang paling terakhir. Kami berada di kantor sampai bakda maghrib. Kebetulan, jumlah siswa yang mendaftar hampir setiap hari bertambah, dan itu pun agak di luar prediksi, tidak menyangka akan mengalami “ledakan” seperti ini (meminjam istilah teman saya), jadi teman saya yang bertanggung jawab terhadap pengadaan dan penyiapan modul, meluangkan waktunya mengurusi modul-modul untuk diberikan pada siswa baru.

Sementara saya, karena bertanggung jawab terhadap pengadaan soal-soal, baik itu nantinya untuk TO, UTS, UAS, UN maupun PTN, juga harus meluangkan waktu memberesi soal-soal ini, mulai dari pengeditan naskah, membawanya ke percetakan, dan mengcopy-nya sesuai jumlah siswa. karena sudah harus digunakan senin besok.

Seorang lagi adalah leader kami, tanpa leader, managemen jelas gak akan berjalan dengan baik. Saya sempat bergurau…leader dilarang pulang, harus nunggu anak buah. Alhamdulillah…dia malah bantuin kerjaan 😀

Semua memang mempunyai tanggung jawab masing-masing, mengingat bimbel ini kami dirikan dengan SDM yang terbatas. Jadi di samping mengajar, kami membagi-bagi tugas managemen. Ada yang mengurusi keuangan, pembagian jadwal, perlengkapan kantor mulai dari urusan dapur sampai kelas, dll. Karyawan yang digaji baru dua orang, staf Front Line dan Office Boy, plus dua orang guru freelance.

Teman saya yang mengurusi modul, bekerja di ruang guru. Sementara saya di depan, di meja FO, mengingat data-data siswa ada di meja FO. Nah..ternyata dalam bekerja, saya gak bisa diam. Ketika mencocokkan data-data siswa dengan jumlah soal-soal yang harus dicopy, saya harus bersuara. Saya harus menyebutkan dengan keras, pelajaran apa, kelas berapa, jumlah siswa berapa, sambil menulisnya di kertas.

Merasa gak enak, saya minta maaf pada rekan ketua yang ada di sebelah saya, “maaf ya ribut, klo gak gini gak bisa fokus.” Rekan saya mengatakan kalau saya itu berarti tipe auditory, yang menyerap segala sesuatu dengan cara mendengar. Hmm..mungkin ada benarnya, waktu zaman sekolah atau kuliah dulu, saya belajar juga gak bisa diam. Kalau menghapal sata harus bisa mengucapkannya dengan keras, dan karena itu pula kalau belajar atau bekerja, saya gak bisa di tempat ramai, harus menyepi dan menyendiri. Saya gak bisa konsentrasi kalau ada keramaian.

Sebenarnya selama ini saya merasa bahwa saya tipe visual, karena untuk menyerap seuatu ke dalam otak, saya agak kesulitan juga jika tidak melihat langsung objek yang dimaksud atau si pemberi info.

Baiklah..akhirnya saya searching deh tentang tipe-tipe atau karakteristik  ini.

Nah..ini hasilnya: (hasil copas dari sini)

1. Tipe Auditori

Orang dengan tipe ini akan lebih memahami sesuatu melalui apa yang mereka dengar. Modalitas ini mengakses segala jenis bunyi dan kata. Musik, irama, dialog internal dan suara menonjol pada tipe auditori. Seseorang yang sangat auditori memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  • Suka berbicara kepada diri sendiri saat bekerja:  iya bangeeeet
  • Perhatiannya mudah terpecah dan mudah terganggu oleh keributan: beneeeeer
  • Menggerakkan bibir mereka dan mengucapkan tulisan di buku ketika membaca: klo ini gak sih
  • Senang membaca dengan keras dan mendengarkan: gak juga klo ini
  • Dapat mengulangi kembali dan menirukan nada, perubahan dan warna suara: kurang tau, kayaknga gak deh
  • Merasa kesulitan untuk menulis dan lebih suka mengucapkan secara lisan: naah..yg ini gak, saya justru lebih bisa menuangkan dalam bentuk tulisan, daripada mengungkapkan secara  verbal. Klo bercerita panjang lebar suka belepotan
  • Berbicara dalam irama yang terpola: gak tau
  • Lebih suka musik daripada seni gambar: iya
  • Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan daripada yang dilihat: menyerap dengan melihat  juga
  • Suka berbicara, suka berdiskusi dan menjelaskan sesuatu dengan panjang lebar: iya
  • Lebih suka gurauan lisan daripada membaca komik: bener, gak bisa baca komik, pusing
  • Mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan yang melibatkan visualisasi, seperti memotong bagian-bagian hingga sesuai satu sama lain: yaaah..malah suka ama kerjaan motong2 gitu
  • Lebih pandai mengeja dengan keras daripada menuliskannya: hmm…gak tau
  • Biasanya pembicara yang fasih: gak banget

2. Tipe visual

Orang visual akan lebih memahami melalui apa yang mereka lihat. Warna, hubungan ruang, potret mental dan gambar menonjol dalam modalitas ini. Adapun beberapa ciri orang dengan tipe belajar visual, yaitu :

  • Rapi, teratur, memperhatikan segala sesuatu dan menjaga penampilan: yaa..ada benarnya, tapi klo rapi gak kayaknya
  • Berbicara dengan cepat: gak juga
  • Perencana dan pengatur jangka panjang yang baik: gak
  • Pengeja yang baik dan dapat melihat kata-kata yang sebenarnya dalam pikiran mereka: gak juga
  • Lebih mengingat apa yang dilihat daripada yang didengar: iya bener
  • Mengingat dengan asosiasi visual: yup bener banget
  • Mempunyai masalah untuk mengingat instruksi verbal kecuali jika ditulis dan sering meminta orang lain untuk mengulangi ucapannya: iya beneeer
  • Lebih suka membaca daripada dibacakan dan pembaca yang cepat: bener bangeeet
  • Mencoret-coret tanpa arti selama berbicara di telepon atau dalam rapat: yuuup
  • Lebih suka melakukan demonstrasi daripada berpidato: iyaaa
  • Lebih menyukai seni gambar daripada musik: kebalik sy mah
  • Sering menjawab pertanyaan dengan jawaban yang singkat ya atau tidak: gak…klo jawab sy suka ngelebar kemana2
  • Mengetahui apa yang harus dikatakan, tetapi tidak pandai memilih kata-kata yang tepat: iyaaaa
  • Biasanya tidak terganggu dengan keributan: salah besaaar

3. Kinestetik

Orang dengan tipe kinestetik belajar malalui gerak, emosi dan sentuhan. Modalitas ini mengakses pada gerakan, koordinasi, irama, tanggapan emosional, dan kenyamanan fisik. Ciri-ciri orang dengan tipe belajar kinestetik yaitu :

  • Berbicara dengan perlahan
  • Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian mereka saat berbicara
  • Berdiri berdekatan saat berbicara dengan orang
  • Selalu berorientasi pada fisik dan banyak bergerak
  • Belajar melalui memanipulasi dan praktik
  • Menghafal dengan cara berjalan dan melihat
  • Menggunakan jari sebagai penunjuk ketika membaca
  • Banyak menggunakan isyarat tubuh
  • Tidak dapat diam untuk waktu yang lama
  • Tidak dapat mengingat geografis, kecuali jika mereka memang telah pernah berada di tempat itu.
  • Menyukai permainan yang menyibukkan
  • Mencerminkan aksi dengan gerakan tubuh saat membaca, suka mengetuk-ngetuk pena, jari, atau kaki saat mendengarkan
  • Ingin melakukan segala sesuatu
  • Kemungkinan tulisannya jelek

Naaah…jadi kesimpulannya, sepertinya saya ini tipe auditori-visual, tapi lebih berat ke auditori.

Yang manakah tipemu…??

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

12 thoughts on “Yang Manakah Tipe atau Karakteristikmu…???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s