Zaman memang sudah berubah….

Setiap musim libur, terutama libur lebaran…rumah (ortu) sya emang jadi rame. Karena ponakan-ponakan saya yang kebetulan rumahnya gak terlalu jauh -hanya berselang 3 rumah- lebih sering menghabiskan waktunya buat maen di rumah. Kalau saya kebetulan kerja, biasanya mereka sms dulu..tante ada di rumah gak? atau tante pulang jam berapa? Tapi kalau udah liburan gini..ya otomatis langsung ke rumah.

Pernah ada kejadian, Wildan dan Vira, dua ponakan saya dari kakak no.2 ini udah nungguin saya di rumah. Mereka nunggu dari sore sampe malem. Gak sabaaaar banget pengen cepet2 pulang..kasian mereka udah nungguin mau maen, karena sya juga pulang gak sesuai janji ke mereka. Sampe di rumah…ternyata mereka berdua udah keburu pulang. Yang tersisa hanya bekas mainan yang masih berantakan….hiks..hiks…sedih banget waktu itu. Kadang-kadang saya berpikir…gimana mungkin ada seorang ibu yang tega ninggalin anak-anaknya seharian buat kerja cari uang, padahal suaminya sudah mampu menafkahi tanpa kekurangan. Hanya dengan alasan…sayang kuliah tinggi-tinggi..kalau gak dipake kerja. Okelah…itu pilihan dan keputusan mereka sendiri, tapi saya yang biasa memberi privat ke anak-anak sekolah, dapat melihat perbedaan sikap dari siswa2 dengan ibu yang bekerja seharian dengan siswa yang mendapat pengawasan dan perhatian penuh dari ibunya yang murni ibu rumah tangga. Upps..tapi postingan kali ini sebenarnya bukan mau membahas tentang itu sih…

Back to topic….

Naah…rumah saya sekarang udah hampir tiap hari rame ama ponakan. Kebetulan ada satu ponakan dari kakak saya yang pertama, yang tinggal di Cibinong, udah ngeduluin keluarganya buat nginep di rumah, walaupun judulnya nginep di rumah kakek, dalam prakteknya ia lebih sering nginep di rumah kakak yang kedua. Bertiga ponakan-ponakan ini ngabisin waktu di rumah. Ribut…ketawa-ketiwi…becandaan, kadang-kadang asyik dengan aktivitas masing-masing, tapi yang jelas gak jauh dari laptop atau psp. Saya hanya mengawasi…dan saat mengawasi itulah pikiran saya menerawang jauh…saat masa kanak-kanak…

Sungguh berbeda…sangat berbeda…tiga ponakan saya ini, demikian bahagianya bermain walau hanya bertiga. Tak ada anak tetangga yang ikut meramaikan. Segitu mereka sudah demikian menikmati. Zaman saya anak-anak dahulu, rumah ayah saya bisa dikatakan sebagai base camp anak-anak. Rumah dinas ayah saya di Palembang emang lumayan besar, halaman dan berandanya luas. Ayah saya termasuk protektif…gak ngebolehin anak-anaknya maen keluar rumah. jadi kalau mau maen..semua teman-teman di suruh ngumpul aja di rumah. Tapi karena itu..ayah saya memfasilitasi dengan aneka permainan, juga termasuk permainan olahraga seperti pingpong dan badminton. Jadilah jika liburan tiba atau bulan puasa..rumah saya akan ramai dengan anak-anak. Bisa sampai belasan orang ngumpul di rumah sambil nunggu berbuka. Semua yang ada di rumah itu nanti terbagi dalam kelompok-kelompok kecil..ada yang main monopoli, ular tangga, catur, pingpong, dsb. Suasana seperti itu mungkin sudah tak dapat lagi ditemui di masa kini..zaman sudah berbeda…Namun seandainya anak-anak zaman sekarang berkesempatan untuk merasakan suasana seperti yang saya alami dahulu..saya yakin..mereka memilih suasana bermain seperti di masa dulu…

Iklan

8 thoughts on “Zaman memang sudah berubah….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s